News

500 Botol Tumbler Dibagikan Secara Gratis Di Aksi Pilah Sampah

ayokepariaman.id-Aksi pilah sampah di Kota Pariaman secara resmi dihadiri dan dibuka langsung oleh Direktur Direktorat Penilaian Kinerja Pengelolaan Limbah B3 dan Limbah Non B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ibu Sinta Saptarina Soemiarno. Sinta Saptarina didampingi oleh Walikota Pariaman Genius Umar di Pantai Gandoriah, Jumat (13/12).

Genius Umar menyampaikan “Kita tidak boleh terus menggantungkan tugas memilah sampah ini kepada petugas kebersihan dan pemulung. Kita juga harus mengambil tanggung jawab untuk menjaga kebersihan mulai dari diri sendiri, mulai dari rumah sendiri dengan menerapkan prinsip mengurangi, menggunakan kembali dan mendaur ulang sampah (Prinsip 3R: reduce, reuse dan recycle) di tempat masing-masing”.

“Gerakan ini juga merupakan wujud aksi nyata pengurangan sampah plastik khususnya untuk menggugah kesadaran masyarakat, untuk mengganti botol plastik sekali pakai dengan tumbler (wadah air minum ramah lingkungan yang bisa dipakai berulang kali”, tutur Walikota Pariaman ini.

“Intinya gerakan ini untuk mengedukasi masyarakat dan generasi muda, tentang pentingnya membatasi penggunaan plastik sekali pakai, mengingat bahaya yang mengintai dari sampah plastik mulai dari bencana banjir dan kematian biota laut dan terumbu karang serta kepada generasi milenial agar siap menjadi generasi bijak plastik”, jelas Genius Umar.

Menurut Sinta Saptarina Soemiarno sampah botol plastik merupakan sampah yang sukar terurai, sampah plastik dapat terurai tergantung pada jenis plastik yang digunakan dan proses terurainya bisa berlangsung antara 450 sampai 1000 tahun

“Sekitar 50 Milliar botol plastik digunakan setiap tahun di dunia sehingga pembuangan sampah hampir tidak akan cukup untuk menampung dan berdampak juga terhadap kesehatan, dengan menggunakan tumbler tentu memberikan manfaat yang baik bagi diri sendiri dan juga lingkungan dalam mengurangi kantong plastik maupun botol plastik”, jelas Sinta.

Lebih lanjut beliau meminta kepada sekolah-sekolah, universitas dan perkantoran agar menyediakan refil air isi ulang disetiap instansi dengan tidak malu membawa tempat minum sendiri serta membudayakan membawa tumbler di setiap kesempatan.

Beliau juga menambahkan “Kita dapat memulai dengan hal-hal yang sederhana dalam kehidupan kita sehari-hari dengan memilah sampah mulai dari rumah masing-masing. Kegiatan ini penting untuk melindungi bumi dari kerusakan akibat pengelolaan sampah yang tidak benar

Acara ditutup dengan gerakan pemberian tumbler secara gratis kepada 500 orang yang hadir dalam rangkaian acara Hari Nusantara 2019 di Pantai Gandoriah Kota Pariaman. (Desi-MCP)

Berikan Komentar Dunsanak !
iklan_web
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top