Objek Wisata

Tahukah Anda Asal Usul Nama Pantai Gandoriah?

ayokepariaman-Jika anda ke Kota Pariaman, rasanya belum lengkap jika tidak berkunjung ke Pantai Gandoriah. Pantai ini merupakan salah satu destinasi popular di Kota Pariaman. Terletak dipusat Kota Pariaman, pantai ini setiap hari ramai dikunjungi oleh wisatawan. Banyak hal yang bisa anda lakukan disini, mulai dari wisata kuliner, wisata pulau atau menikmati indahnya matahari terbenam sambil menikmati jajanan yang ditawarkan disepanjang pantai. Setiap akhir pekan Pemerintah Kota Pariaman pun menyajikan atraksi kesenian daerah di panggung utama pantai ini.

Tapi tahukah anda asal usul kenapa pantai ini dinamakan Pantai Gandoriah? Gandoriah merupakan nama seorang gadis dalam cerita rakyat minangkabau. Kisah tersebut menceritakan perjalanan cinta seorang pemuda bernama Anggun Nan Tongga dengan Puti Gandoriah, yang tak lain adalah sepupunya.

Dikisahkan, Anggun Nan Tongga pergi berlayar untuk menemukan tiga mamaknya (paman) yang tidak kunjung pulang dari perantauan. Dalam perjalanan yang melewati banyak rintangan, Nan Tongga berhasil menemukan pamannya satu per satu. Karena pengkhianatan salah seorang teman yang lebih dahulu kembali ke kampung halamannya, Puti Gandoriah menyangka kekasihnya telah meninggal.

Dalam kesedihannya, Puti Gandoriah memutuskan bersemedi di Gunung Ledang. Kisah ini pun berakhir tragis saat Nan Tongga dan Puti Gandoriah bertemu kembali tetapi harus menerima kenyataan bahwa mereka berdua adalah saudara sepersusuan yang tidak boleh saling menikah.

Nan Tongga dalam cerita rakyat tersebut dikemudian hari dijadikan nama sebuah hotel di tepi Pantai Pariaman, yang merupakan hotel tertua di kota ini. Keberadaan hotel ini menjadi inspirasi nama pantai oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Padang Pariaman saat itu.

Menurut Bapak Murad Masri, Kepala Dinas pariwisata periode 1983-1995, awalnya ada tiga opsi penamaan yaitu, Piaman Indah, Angso Duo, dan Gandoriah. Dari ketiga opsi tersebut, akhirnya nama Gandoriah yang dipilih dan diresmikan sebagai nama pantai ini pada masa pemerintahan Bupati Zainal Bakar (1990-1994). (bn-berbagai sumber)

Berikan Komentar Dunsanak !
iklan_web
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top