Pariaman

Walikota Pariaman Genius Umar Ikut Basilek Dalam Peresmian Laga-laga

ayokepariaman.id-Walikota Pariaman Genius Umar secara langsung menghadiri sekaligus meresmikan pondok tempat bersilat (laga-laga dalam bahasa minang) yang akan dijadikan tempat bermain silat yang terletak di Desa Padang Cakua Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman, Sabtu (22/2) malam.

Dalam peresmian tersebut sekaligus dilakukan pertunjukan Silek Paninjauan Sunua Kuraitaji. Kegiatan Silek ini melibatkan dua daerah yakni Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman yang akan berlangsung mulai malam ini, Sabtu (22/2) malam hingga Minggu sore (23/2) di Desa Padang Cakua.

Walikota Pariaman Genius Umar, atas nama Pemerintah Kota Pariaman mendukung penuh atas terselenggaranya kegiatan yang mengangkat nilai-nilai tradisi budaya orang Piaman ini.

” Sebagai Walikota Pariaman, dan sebagai masyarakat Pariaman, saya bangga atas kekompakan dari para tuo-tuo silek yang masih menggiatkan kegiatan silek ini, ” ujar Genius.

Karena, filosofi silat atau silek sendiri merupakan hakikat dari silaturrahmi masayarakat minangkabau dan Pariaman khususnya. Silek sebagai seni budaya harus lebih dikembangkan lagi dalam mewarisi petatah-petitih kita sebagai daerah yang mempunyai nilai seni budaya yang tinggi.

” Saya himbau kepada seluruh generasi untuk menggiatkan terus silek ini. Karena mampu menjaga etika dalam kehidupan sehari-hari tentang kato nan ampek yakni kato mandaki, kato menurun, kato malereang dan kato mandata,” ujar Genius.

Hal tersebut didasarkan, pergaulan zaman sekarang karena dipengaruhi arus globalisasi, kata-kata yang disebut kato nan ampek ini sudah mulai hilang dan terkikis, yang mana tercermin dari cara bertutur dan menulis di media sosial yang tidak lagi sesuai norma-norma yang berlaku, baik itu dalam kita sebagai bangsa Indonesia, maupun dalam sebagai masyarakat minangkabau.

Dan apabila, imbuh Genius lagi, jika kegiatan silat ini terus dijalankan dan digiatkan, maka diyakini hal ini mampu sebagai upaya menjaga dan mempertahankan nilai-nilai etika yang terkandung dalam kato nan ampek tersebut. Karena dalam bersilat nilai menghormati dan menghargai terlihat masih dijunjung tinggi dalam ber etika ketika memulai silat dan menerapkannya dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan.

Diakhir pembukaan acara, Wako Pariaman Genius Umar langsung ikut turun di Laga-laga untuk bersilat berduel dengan Camat Pariaman Selatan Suryadi. Alhasil, para penonton dan tuo silek juga terkejut betapa pandainya Bapak Walikota Pariaman itu bersilat.

Hal tersebut, sebagai bukti seriusnya pemerintah untuk menggiatkan silek ini. Karena tak banyak kepala daerah yang mampu memperagakan silat.(Fadli)

 

Berikan Komentar Dunsanak !
iklan_web
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top