News

8 Desa di 4 Kecamatan Jadi Pilot Project SIPADEH dan SIKATAN

ayokepariaman.id-Dalam rangka meningkatkan pelaksanaan SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) dalam bidang pelayanan publik, maka Dinas Kominfo telah mengembangkan aplikasi SIPADEH (Sistim Informasi Persuratan Desa dan Kelurahan) dan SIKATAN (Sistim Informasi Kecamatan), untuk diimplementasikan diseluruh Desa da Kelurahan pada Pemerintahan Kota Pariaman.

Terkait dengan hal tersebut maka Diskominfo Kota Pariaman mengundang staf yang bertanggung jawab dalam bidang pengelolaan administrasi persuratan kecamatan/desa/kelurahan di empat kecamatan dan delapan desa/kelurahan yang ada di kota pariaman, yang telah ditunjuk untuk mengikuti bimtek yang SIPADEH dan SIKATAN tersebut.

Delapan desa/kelurahan yang di pilih untuk jadi percontohan bagi desa/kelurahan lainnya tersebut adalah Desa Bungo Tanjung, Desa Koto Marapak, Desa Cubadak Air Selatan, Desa Tungkal Selatan, Desa Sikabu, Desa Batang Tajongkek, Desa Cimparuah, dan Desa Kampung Baru.

“Kita sudah mencoba membangun suatu program yang namanya smart city, sehingga pemanfaatan tekhnologi informasi ini bisa lebih terarah, dan bisa bermanfaat bagi masyarakat dan khususnya bagi pemerintah kota pariaman sendiri”, ujar Hendri Kadis Kominfo Kota Pariaman yang didampingi oleh Kabid E-Gov Yaty Syerlina dan Kasi Pengembangan dan Pengelolaan Data Aplikasi Devi Hariandi, pada saat membuka acara Bimtek Aplikasi SIPADEH dan Sikatan yang digelar di Ruang Rapat Bappeda Lt. 2 Kamis (24/9).

Hendri juga sebutkan, “Ada beberapa aplikasi yang telah kita buat dan serahkan kepada OPD atau stakeholder yang menggunakan aplikasi tersebut, tapi aplikasi ini bisa sukses dan berjalan dengan baik kalau sama-sama kita jalankan dan gunakan. Jika desa dan kelurahan tidak menggunakannya maka aplikasi ini tidak akan ada artinya”.

“Jadi tujuan aplikasi ini dibuat dan diimplementasikan adalah bagaimana masyarakat merasa mudah untuk mengurus surat menyurat dan perizinan ke desa/kelurahan. Ada 28 jenis urusan atau persuratan non perizinan yang bisa diakases melalui aplikasi ini SIPADEH dan SIKATAN ini, dan semua bisa berbasis web dan berbasis android, sehingga masyarakat bisa mengurusnya dimana saja tanpa harus tatap muka apalagi dalam kondisi pandemi saat ini”, terang Hendri.

“Saya berharap kepada Kepala Desa dan utusan Kecamatan yang hadir hari ini, tolong diarahkan kepada para adminnya dan berikan penjelasan tentang tujuan pelaksaan dari bimtek ini, sehingga nantinya admin yang akan kita latih bisa cakap menggunakan dan mensosialisasikan kepada masyarakat agar mereka mengetahui dan bisa menggunakannya. Dan jika ini berhasil maka aplikasi ini akan diterapkan diseluruh desa/kelurahan yang ada di kota pariaman”, pungkas Kadis Kominfo Kota Pariaman menutup sambutannya. (Desi-mcp)

Berikan Komentar Dunsanak !
iklan_web
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top